Aksi Heroik Petani Indragiri Hulu: Jalan Kaki dari Riau Menuju Istana Negara

Semangat dan perjuangan petani dari Kabupaten Indragiri Hulu (INHU), Riau, kini menjadi sorotan publik. Ratusan perwakilan petani, termasuk bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak-anak, memulai aksi jalan kaki menuju Istana Negara di Jakarta.

Beritatrend.com. -Riau minggu,23/06/24.  Semangat dan perjuangan petani dari Kabupaten Indragiri Hulu (INHU), Riau, kini menjadi sorotan publik. Ratusan perwakilan petani, termasuk bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak-anak, memulai aksi jalan kaki menuju Istana Negara di Jakarta. Mereka membawa harapan besar agar Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, turun tangan langsung menyelesaikan konflik agraria yang melibatkan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. RPI dengan masyarakat setempat.

Aksi jalan kaki ini digagas oleh Komite Pejuang Pertanian Rakyat (KPPR) yang dipimpin oleh Ketua Umumnya, Muhamad Ridwan. Ridwan menegaskan bahwa tujuan utama aksi ini adalah untuk mendapatkan kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat yang telah bertahun-tahun tinggal dan mengelola kebun karet dan kelapa sawit di kawasan yang kini diklaim oleh PT. RPI. Mereka meminta agar izin IUPHHK-HTI PT. RPI diubah untuk mengeluarkan area kampung dan desa dari konsesi perusahaan tersebut.

Tuntutan Aksi

Ada lima tuntutan utama yang diajukan oleh para petani:

1. Revisi Izin HTI PT. RPI : Meminta Presiden dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menerbitkan SK revisi izin HTI PT. RPI, dengan mengeluarkan lokasi masyarakat dari klaim izin perusahaan tersebut.
2. Audiensi dengan Presiden dan Menteri : Meminta kesempatan untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN untuk membahas konflik pertanahan yang dihadapi.
3. Perlindungan Hukum : Meminta Presiden dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan jaminan dan perlindungan hukum kepada masyarakat empat kecamatan agar dapat beraktivitas dengan aman di lokasi yang diklaim oleh PT. RPI.
4. Penghentian RKT/RKU HTI PT. RPI : Meminta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menghentikan RKT/RKU HTI PT. RPI di lokasi yang diklaim oleh masyarakat.
5. Penerbitan Sertifikat : Meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN untuk menerbitkan sertifikat tanah di lokasi masyarakat empat kecamatan yang diklaim oleh PT. RPI.

Perjalanan Penuh Semangat

Perwakilan petani dari Kecamatan Kelayang, Peranap, dan Lubuk Batu Jaya ini telah mencapai Pelabuhan Merak, Banten, menunjukkan dedikasi dan semangat yang luar biasa. Mereka berharap dengan aksi ini, perhatian Presiden Jokowi dapat tertuju pada persoalan mereka, sejalan dengan penegasan Presiden pada Rapat Terbatas Percepatan Penyelesaian Masalah Pertanahan pada 3 Mei 2019. Presiden Jokowi telah menegaskan pentingnya memberikan kepastian hukum dan keadilan kepada rakyat serta meminta pencabutan konsesi perusahaan yang mempersulit pemulihan hak rakyat.

Harapan untuk Keadilan

Aksi ini mencerminkan perjuangan masyarakat Indragiri Hulu yang mencari keadilan dan kepastian hukum di tengah konflik agraria yang kompleks. Mereka berharap, dengan perhatian langsung dari Presiden, solusi yang adil dan berpihak pada rakyat dapat segera diwujudkan, memberikan mereka kesempatan untuk hidup dan bekerja dengan tenang di tanah yang telah mereka kelola selama bertahun-tahun.

Perjalanan panjang para petani ini merupakan simbol perjuangan dan harapan akan masa depan yang lebih baik dan adil bagi masyarakat agraris di Indonesia. (Nanda).*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *