Pasar Modern: Solusi Cerdas Mengatasi Eksploitasi Tengkulak dan Rentenir terhadap Petani

Hery Afrizal, tokoh masyarakat sekaligus Ketua Umum Koperasi Serumpun Usaha Indonesia Maju (SUIM), mengungkapkan keprihatinannya terhadap nasib para petani

Beritatrend.com 19/05/24 – Hery Afrizal, tokoh masyarakat sekaligus Ketua Umum Koperasi Serumpun Usaha Indonesia Maju (SUIM), mengungkapkan keprihatinannya terhadap nasib para petani yang kerap kali terjebak dalam jeratan tengkulak dan rentenir. Selama puluhan tahun berkecimpung di dunia pasar, Hery melihat betapa beratnya perjuangan petani untuk mendapatkan keuntungan yang sebanding dengan biaya produksi mereka.

“Saya sangat prihatin terhadap petani yang kurang diperhatikan. Maka dari itu, kami dari koperasi SUIM bertekad untuk mewujudkan cita-cita ini, kalau pemerintah mau bekerjasama dengan kami,” ujar Hery saat diwawancarai beritatrend.com pada Minggu, 19 Mei 2024.

Sejak era Orde Baru, pemerintah Indonesia telah berupaya membangun berbagai infrastruktur dan program untuk mendukung sektor pertanian. Salah satu inisiatif penting yang terus berkembang hingga saat ini adalah pengembangan pasar modern. Pasar modern tidak hanya menjadi pusat distribusi barang, tetapi juga berperan krusial dalam menampung hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan rakyat.

Peran Vital Pasar Modern

Pasar modern berfungsi sebagai tempat yang efisien dan terstruktur untuk menjual hasil pertanian langsung dari petani kepada konsumen. Dengan adanya pasar modern, petani mendapatkan akses langsung ke pasar yang lebih luas tanpa harus melalui perantara yang tidak resmi. Hal ini memastikan bahwa harga yang diterima petani lebih adil dan sesuai dengan nilai pasar sebenarnya.

Menghindari Eksploitasi Tengkulak

Tengkulak seringkali membeli hasil pertanian dengan harga jauh di bawah standar pasar, menyebabkan kerugian bagi petani. Pasar modern memberikan transparansi harga dan memperkuat posisi tawar petani. Dengan sistem penjualan langsung di pasar modern, petani dapat menentukan harga jual yang wajar, sesuai dengan biaya produksi dan keuntungan yang layak.

Mengatasi Masalah IJON

IJON adalah praktik pembelian hasil panen sebelum waktu panen dengan harga yang biasanya lebih rendah. Praktik ini sering kali memaksa petani untuk menjual murah karena kebutuhan dana mendesak. Dengan pasar modern, petani memiliki alternatif untuk mendapatkan akses pembiayaan yang lebih baik dan tidak perlu menjual hasil panen sebelum waktu yang tepat. Lembaga-lembaga keuangan yang bekerja sama dengan pasar modern bisa menawarkan kredit mikro dengan bunga rendah, membantu petani mengatasi kebutuhan dana tanpa harus terjebak dalam praktik IJON.

Pengembangan Infrastruktur dan Teknologi

Pemerintah dan swasta perlu terus mengembangkan infrastruktur dan teknologi di pasar modern untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Penggunaan teknologi seperti aplikasi jual beli, sistem informasi harga pasar, dan logistik yang terintegrasi dapat membantu petani mendapatkan informasi yang akurat dan memaksimalkan keuntungan. Infrastruktur yang memadai seperti gudang penyimpanan, fasilitas pendingin, dan transportasi yang baik juga penting untuk menjaga kualitas hasil panen hingga sampai ke tangan konsumen.

Kolaborasi Antar Pihak

Kerjasama antara pemerintah, swasta, dan komunitas petani sangat penting dalam mengoptimalkan fungsi pasar modern. Pemerintah dapat memberikan dukungan kebijakan dan regulasi yang mendukung, sementara swasta dapat berperan dalam investasi infrastruktur dan teknologi. Komunitas petani sendiri perlu aktif dalam mengikuti program-program yang ada dan memanfaatkan fasilitas yang disediakan.

Masa Depan Cerah bagi Petani

Pengembangan pasar modern sebagai pusat distribusi hasil pertanian adalah langkah strategis untuk melindungi petani dari eksploitasi tengkulak dan rentenir. Dengan sistem yang lebih transparan dan efisien, petani dapat menjual hasil panen mereka dengan harga yang lebih adil dan mendapatkan akses ke pembiayaan yang lebih baik. Melalui pendidikan, teknologi, dan kolaborasi yang kuat, pasar modern dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.

Dengan semangat perubahan dan inovasi, koperasi SUIM di bawah kepemimpinan Hery Afrizal siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kesejahteraan petani Indonesia. Pemerintah diharapkan dapat mendukung penuh inisiatif ini, demi masa depan pertanian yang lebih baik dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *